Skip to content

Tujuh Belas: Kisah Reyhan — Bab 1: Pagi Hari Ketujuh Belas, Page 1

By adittama · Published

Reyhan wakes beside a phone, adjusts his school uniform in front of a mirror, then faces his mother as she offers him a birthday cake with a candle.

Transcript

Reyhan lies in bed and reaches toward a phone displaying 06:12. Narration: “Perkenalkan, nama saya Reyhan Adit Tama.” Narration: “Dan hari ini, saya tepat berumur 17 tahun.” Reyhan adjusts his shirt while looking at himself in a mirror. Narration: “Masih kelas 1 SMA. Iya, saya tahu, agak telat. Ceritanya panjang.” Reyhan thinks: “Tujuh belas, ya... kok rasanya sama aja.” His mother holds out a cake with a lit candle. Mother: “Selamat ulang tahun, Nak! Tiup dulu lilinnya sebelum berangkat.” Reyhan: “Bu... pagi-pagi gini?” Narration: “Oke. Biar saya ceritakan kehidupan saya...” Narration: “...dari awal.”

Image description

Reyhan wakes beside a phone, adjusts his school uniform in front of a mirror, then faces his mother as she offers him a birthday cake with a candle.

About this chapter

Reyhan bangun di pagi ulang tahunnya yang ke-17 dan memperkenalkan dirinya kepada pembaca. Di antara kejutan kecil dari Ibu dan kehebohan Dimas di sekolah, dia mulai menceritakan kisah hidupnya dari awal.